oleh

Hadir Rapat Stunting, Wabup Heri: Jangan Jadikan Keterbatasan Anggaran Sebagai Alasan Tidak Bekerja

Manggarai -Urita.ID, Komitmen, partisipasi aktif, sarana prasarana, dan peningkatan SDM, menjadi bahan evaluasi bersama dalam rangka percepatan penanganan stunting di wilayah Kabupaten Manggarai. Demikian disampaikan Wakil Bupati Manggarai Heribertus Ngabut, S.H. saat menghadiri rapat monitoring dan evaluasi percepatan penurunan stunting oleh tim percepatan penurunan stunting tingkat Provinsi NTT, Kamis (6/10), pukul 10.00 Wita, bertempat di Aula Rapat Hotel Sindha Ruteng.

“Apapun soal yang terjadi hari ini, termasuk soal stunting, sejatinya bukan hanya domain dari institusi tertentu saja tetapi ini adalah tugas utama dari kita bersama,” kata Wakil Bupati Heri mengawali sambutannya.

Kolaborasi semua pihak, lanjut Wakil Bupati Heri, akan memunculkan satu kesepahaman yang sama sehingga solusi penanganan dapat cepat tercapai.

“Tau soal dan solusi kita,” ungkapnya.

Salah satu bahan evaluasi yang menjadi perhatian adalah terkait sumber daya manusia. Wakil Bupati Heri berharap agar tim serius menyikapi hal tersebut.

“Saya juga harus jujur mengatakan dari aspek sumber daya manusia, tolong maksimalkan. Tentu ke depan, tidak bisa tidak, ini harus dikoordinasikan, tidak bisa tidak. Supaya kelihatan siapa bikin apa,” terang Wakil Bupati Heri.

Wakil Bupati Heri pada kesempatan itu juga mengingatkan bahwa keterbatasan anggaran yang sedang dihadapi oleh Pemerintah Daerah bukanlah menjadi penghalang dalam upaya mempercepat penyelesaian stunting.

“Jangan karena uang, itu menjadi bahasan utama kita tidak bekerja,” terangnya.

Di lain pihak, Wakil Bupati Heri juga menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih dalam proses penanganan stunting dimana berdasarkan pengukuran hingga bulan Agustus 2022, angka stunting mengalami penurunan. Oleh karena itu, Wakil Bupati Heri kembali mengingatkan agar semangat kebersamaan dan kolaborasi semua pihak semakin diperkuat agar pencapaian dalam rangka menekan angka stunting di wilayah Kabupaten Manggarai dapat tercapai.

Sebagaimana diketahui, rapat monitoring dan evaluasi ini membahas tiga agenda yakni Focus Grup Discussion (FGD) di tingkat kabupaten bersama Tim Monev Provinsi NTT, program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS), dan hakekat konvergensi dan model kerja kolaboratif dalam percepatan penurunan stunting.

Turut hadir dalam rapat ini antara lain Unsur Forkopimda atau yang mewakili, Pimpinan Perangkat Daerah, Pimpinan Perbankan, Para Pengusaha, Ketua IDI Cabang Manggarai, Ketua IAI Cabang Manggarai, Yayasan Ayo Indonesia, Yayasan Wahana Visi Indonesia, Ketua Kopkardios, Tokoh Agama, dan Tokoh Masyarakat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *