60 Anggota PPK Dilantik KPUD Manggarai, Bupati Hery Nabit: Ada Tiga Hal Menjadi Perhatian Bersama

Ruteng-Urita.ID, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Manggarai Nusa Tenggara Timur (NTT) melantik 60 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), pada Rabu (04/1/2022), sore.

Pelantikan 60 anggota PPK tersebut berdasarkan surat keputusan Nomor 22 Tahun 2022, pelantikan itu berlangsung di Aula Efata Ruteng Kecamatan Langke Rembong.

Ke-60 anggota PPK yang dilantik tersebut merupakan anggota PPK dari 12 kecamatan, yakni Kecamatan Langke Rembong, Kecamatan Ruteng, Kecamatan Cibal, Kecamatan Cibal Barat, Kecamatan Reok, Kecamatan Reok Barat, Kecamatan Rahong Utara, Kecamatan Lelak, Kecamatan Wae Ri’i, Kecamatan Satar Mese, Kecamatan Satar Mese Utara, dan Kecamatan Satar Mese Barat.

Hadir pada kegiatan itu, Bupati Manggarai, Herybertus G.L Nabit, dalam sambutannya mendorong penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang berkualitas di Kabupaten Manggarai. Pemilu yang berkualitas dapat diartikan sebagai pesta demokrasi yang berlangsung jujur, adil dan luber.

Lebih lanjut ia menyebut tiga hal yang hendaknya menjadi perhatian bersama semua pihak dalam penyelenggaraan Pemilu 2024 di Manggarai yakni kualitas, partisipasi pemilih dan tata kelola pemilu.

Dikatakannya, kualitas penyelenggaraan Pemilu menjadi perhatian dari berbagai pihak termasuk Pemkab Manggarai. Sebab itu, para anggota PPK yang dilantik didorong melaksanakan tugas-tugasnya sesuai aturan yang ada.

“Tentunya kita berharap agar aturan-aturan itu segera diinformasikan juga kepada khalayak,”tandas Bupati Nabit.

Menurut dia, Pemilu 2024 nanti dilaksanakan dalam situasi terbuka seiring makin pesatnya perkembangan media. Pengawasan bukan saja dari Panwaslu tetapi juga dari masyarakat.

”Karena itu, pakta integritas hendaknya dilaksanakan secara baik. Pegang teguh aturan dalam pelaksanaan tugas,” ujarnya.

Bupati Hery menjelaskan, selain berpedoman pada aturan, pihak penyelenggara termasuk PPK juga mesti membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan semua pihak demi terwujudnya penyelenggaraan Pemilu yang berkualitas di daerah ini.

“Komunikasi yang baik dan terbuka akan meredam berbagai prasangka buruk,” katanya.

Bupati Hery juga mengatakan meningkatnya partisipasi pemilih pada Pemilu 2024 di Manggarai bisa terwujud. Pasalnya, pihak penyelenggara yang ada saat ini telah berpengalaman dalam penyelenggaraan pesta demokrasi selama ini.

Pemkab Manggarai juga kata dia, akan selalu siap memberikan dukungan demi terwujudnya penyelenggaraan Pemilu 2024 yang berkualitas.

“Pemerintah Kabupaten Manggarai bersama seluruh jajaran yang ada akan dengan lapang hati berkomunikasi dan berkoordinasi untuk sama-sama mensukseskan Pemilu ini,” tutup Bupati Hery.

Sementara itu, ditempat yang sama, Ketua KPU Manggarai, Thomas A. Hartono, dalam sambutannya mengatakan, secara teknis Pemilu diselenggarakan oleh KPU. Namun pesta sesungguhnya milik semua masyarakat.

Dalam kespatan yang sama, Ia juga mengingatkan para anggota PPK yang baru dilantik agar selalu menjunjung tinggi asas penyelenggara pemilu dalam pelaksanaan tugas.

“Jadilah penyelenggara yang inklusif bukan eksklusif. Anda dilantik sebagai pelayan termasuk pelayan kepada semua partai politik. Sampaikan informasi yg terukur sesuai regulasi,” ujarnya.

Dirinya juga mendorong semua anggota PPK memaknai imparsialitas yang benar dengan membangun komunikasi dan koordinasi bersama berbagai pihak untuk kelancaran pelaksanaan tugas. Anggota PPK juga wajib melaksanakan setiap instruksi baik dari KPU pusat, KPU Propinsi maupun KPU Kabupaten.

Kata dia juga, pelantikan anggota PPK untuk pelaksanaan pemilu serentak 2024 itu, sesuai dengan tahapan yang diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 8 tahun 2022 tentang Rekrutmen Badan Adhoc.

“Jadi, pelantikan anggota PPK terpilih secara serentak hari ini dilantik seluruh Indonesia,” kata Tomi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *