Berdoalah, Jangan Seperti Mereka yang Tidak Mengenal Allah

(Sejenak 28 Febuari
Selasa Pekan Prapaskah I)

Urita.ID, Beginilah Firman Tuhan, “Seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali kesitu, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh tumbuhan, memberi benih kepada penabur..roti kepada orang yang mau makan, demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Ku-kehendaki dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruh-kan kepadanya. (Yes 55:10-11)

Aku telah mencari Tuhan, lalu Ia menjawab aku, dan melepaskan aku dari segala kegentaranku. Mata Tuhan tertuju kepada orang orang benar, dan telinga-Nya kepada teriak mereka minta tolong. (Mzm 34:5.16)

Yesus berkata kepada murid-Nya, “Dalam doamu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka..karena banyaknya kata-kata doanya di kabulkan. Janganlah kamu seperti mereka karena Bapa-mu mengetahui yang kamu perlukan..BERDOALAH demikian: Bapa kami yang di sorga, dikuduskanlah nama-Mu. Datanglah kerajaan-Mu..Berilah kami pada hari makanan kami secukupnya.. ampunilah kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami.. Karena jika kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu.. akan mengampuni kamu juga..(Mat 6:7-15)

Firman yang keluar dari mulut TUHAN, YA dan AMIN, tidak pernah berubah dan tetap berbuah, walaupun langit dan bumi berubah. Bagi orang yang mendengar dan melakukan, cara hidupnya akan berubah dan berbuah. Begitu juga hal DOA, tidak perlu panjang panjang tetapi singkat dan padat. Karena Tuhan sudah tahu apa yang diperlukan. Maka Yesus mengajarkan Doa Bapa Kami.

Saudara/i ku, melalui doa, kita bisa berbicara dengan sepenuh hati kepada Allah. Bersyukur menyembah, memuji, memuliakan, berkeluh kesah dan memohon berkat kepada Allah, yang telah memberi kehidupan kepada kita. Kecuali itu kita juga bisa mendengarkan suara Tuhan.

Karena semua itu juga dilakukan Yesus, Dia selalu berdoa berkomunikasi dengan Bapa, baik secara pribadi atau bersama para murid-Nya.

Dalam doa kita, Yesus mengingatkan supaya tidak bertele tele karena Bapa telah mengetahui semua yang kita perlukan sebelum kita meminta kepada Bapa.

Yesus mengajarkan Doa Bapa Kami kepada para murid termasuk kita, supaya yakin kepada Allah yang telah mencintai kita anak anak-Nya. Sehingga kita senantiasa dengan setulus hati memuji-Nya dan memohon akan segala apa yang kita butuhkan hidup sehari hari.

Dan dengan rendah hati mengakui segala kelemahan dan keterbatasan kita, maka dengan kebesaran hati, kita mengampuni kesalahan sesama, agar Bapa mengampuni kesalahan kita juga.

Dalam Doa Bapa Kami, kita diajarkan yang paling penting adalah mendengarkan apa yang Allah kehendaki, dan membiarkan kehendak Allah itu terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari. Karena firman Tuhan akan melaksanakan apa yang Tuhan kehendaki dan apa yang Tuhan suruh akan berhasil.

Marilah memelihara iman kita dengan selalu berdoa dan membaca firman-Nya serta melakukan. Karena Tuhan mendengar seruan orang orang benar dan melepaskan dari segala kesesakan kita. Dan manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.

Ya Allah, kami bersyukur karena Engkau berkenan menyuburkan hidup kami dengan rahmat pengampunan. Mampukanlah kami membangun pertobatan dan melakukan firman-Mu dalam perbuatan dan perkataan kami, agar damai sejahtera sungguh terwujud dalam kehidupan kamu sehari-hari. Curahkan Roh-Mu kepada kami, agar doa dan firman-Mu, menjadi nafas dan santapan rohani dalam hidup kami sehari hari. Amin

Selamat Beraktifitas.
Tuhan Yesus Memberkati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *