Giat ‘Jumat Curhat’, Kapolres Matim Dihujani Keluhan dan Curhatan Warga

Borong-Urita.ID, Upaya pendekatan pelayanan terhadap masyarakat terus digenjot Kapolres Manggarai Timur. Pelayanan prima dilaksanakan dengan kegiatan bertajuk ” Jumat Curhat “.

Bercengkrama dengan warga Kelurahan Rana Loba, berbingkai kekeluargaan penuh rasa harmonis, Kapolres Manggarai timur ” Berjumat curhat”, pada hari Jumat tanggal 25/11/2022 pukul 09.00 wita, tepatnya bertempat di Pinggir Kali Muara Wae Bobo di Kampung Geok, Kelurahan Rana Loba, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur.

Kepala Kepolisian Restart Manggarai timur, AKBP I Ketut Widiarta, S.H., S.I.K., M.Si. kepada Urita.ID mengatakan bahwa Jumat Curhat dilaksanakan agar warga masyarakat menyampaikan curhat informasi gangguan kambtibmas dan komunikasi langsung dengan Kapolres Manggarai Timur dalam rangka mendukung program Kapolri Quick Wins Presisi Polri.

Dalam Kegiatan tersebut Kapolres Manggarai Timur AKBP I Ketut Widiarta, S.H., S.I.K., M.Si.didampingi oleh Kasat Binmas IPTU I Nyoman Samuel dan anggota bersama Bhabinkambtibmas Wilayah Perairan Borong dan Kota Komba BRIPKA Rosidin Kasim.

Hadir sebagai pimpinan, orang nomor satu di Polres Matim itu, memulai kegiatan tersebut dengan memperkenalkan diri dan menyampaikan maksud kedatangannya bersama anggota yaitu untuk melakukan dialog serta mendengar langsung keluhan dan informasi dari Warga Kampung Geok terkait informasi kamtibmas.

Waktu berlalu dengan begitu harmonis, saling bertukar informasi, Kapolres Kelahiran Bali itu dihujani ucapan terima kasih dari warga setempat.

Dalam suasana Jumat Curhat, Budi Syukur, warga setempat menyampaikan kegelisahan nya sebagai warga yang berdomisili di bantaran sungai wae Bobo. Hal tersebut toko muda kota borong itu keluhkan, lantaran sering terjadi banjir pada musim penghujan.

” Yang menjadi masalah utama di Kampung Geok yang terletak di pinggir kali dan Muara Wae Bobo, bahwa yang dialami selama ini adalah Banjir setiap tahun yang menimbulkan persoalan bagi warga yaitu masalah ancaman keselamatan, sehingga mereka sangat mengharapkan bantuan Kapolres Manggarai Timur untuk melakukan antisipasi penyelamatan dengan cara normalisasi kali,” tukasnya.

Ia mengaku, sebelumnya warga Kampung Geok pernah mengundang Bupati Manggarai Timur dan undangan warga tersebut telah dipenuhi oleh Bupati dengan mengunjungi warga di Kampung Geok pada bulan Februari 2022 dan masalah banjir tersebut sudah disampaikan langsung kepada Bupati saat kunjungan.

Selain itu, Budi juga menyampaikan keluhan masalah suplay BBM solar untuk nelayan sulit didapatkan karena harus mengurus ijin di Dinas Perikanan Kabupaten Manggarai Timur dan Surat Ijin tersebut hanya berlaku dua minggu saja.

Tak hanya Budi, Aleksius But, Warga lain, di tempat yang sama menyampaikan, saat ini ada persoalan kelangkaan minyak tanah dan minta solusi dari Kapolres, serta menanyakan pelayanan SIM Untuk warga yang ingin mengurus dan membuat SIM.

Rupanya situasi Jumat Curhat adalah momen melepaskan semua isi hati dan bercurhat dengan Pimpinan Polres Matim. Hendrikus Ganggur, salah seorang warga setempat, seorang pensiunan ASN yang pernah menjabat eselon dua di Pemda Manggarai Timur menyampaikan ucapan terimakasih atas kunjungan yang berharga dari Kapolres Manggarai Timur. Pada kesempatan itu, ia menceritakan bahwa sejak tahun 2014 bergabung dan tinggal di Kampung Geok. Diceritakan Hendrikus, saat itu situasinya kumuh dan bersama warga berusaha mengantisipasinya dengan membuat saluran atau selokan air dan juga ada proyek pembuatan jalan rabat oleh Pemda. Soal banjir, aku Hendrikus, sebenarnya sudah ada perencanaan masa Bupati Yoseph Tote dan sudah ada kegiatan reklamasi dan pembuatan tanggul.

“Pembangunan membutuhkan biaya tinggi, pernah disampaikan normalisasi kali dan langsung kepada Bupati, pastinya Pemerintah dalam menjalankan pembangunan mengutamakan Persoalan dengan skala prioritas karena Manggarai Timur sangat luas, ” ungkap Hendrikus.

Masih dari Hendrikus, juga menyampaikan persoalan keamanan agar RT setempat mendatakan setiap warga lebih khusus warga pendatang untuk membantu Polri dalam pengawasan kegiatan terorisme dan kejahatan lainnya.

Menyambung Hendrikus, Arifin Daeng, menyampaikan informasi adanya orang yang berburu Kucing di Kelurahan Rana Loba khususnya di Kampung Geok dengan senapan angin sehingga ada hewan piaraan warga yang tertembak dan juga ada bebek milik warga yang hilang.

“Dengan adanya perburuan tersebut ada kekhawatiran dari warga akan terkena peluru nyasar dan diinformasikan bahwa warga yang berburu dari kelurahan Kota Ndora yang berbatasan langsung Kelurahan Rana Loba, ” curhat Arifin.

Menanggapi keluhan dari Warga, Kapolres Manggarai Timur AKBP I Ketut Widiarta menyampaikan beberapa hal, diantaranya; Selaku Kapolres Manggarai Timur, dirinya pernah mengikuti rapat bersama soal banjir, bersama Pemda Manggarai Timur.

” Masalah banjir harus menjadi perhatian Polri juga seperti saat pengungsian rawan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan tentunya Kepolisian tidak bekerja sendiri dan segala permasalahan ada jalan keluarnya, persoalan banjir sudah disampaikan saat rapat dan banjir juga terjadi di wilayah utara Manggarai Timur seperti yang disampaikan oleh Kapolsek Lamba Leda saat Rapat tersebut,” ujar Kapolres Widiarta.

Ia mengatakan, masalah Banjir bukan masalah baru yang seharusnya mendapatkan penanganan serius, tapi seperti kita tahu bersama soal pengelolaan anggaran oleh Pemda harus mendapatkan persetujuan dari DPRD sebagai Wakil Rakyat.

“Kami dari Polres hanya menjembatani dengan cara akan menyampaikan lagi pada saat rapat bersama Pemda diwaktu yang akan datang, juga
akan disampaikan ke instansi terkait soal penanggulangan banjir dan semoga mendapatkan respon yang positif dari Pemda Manggarai Timur, “tandasnya.

Terkait masalah BBM, ia mengaku, pihaknya telah merespon hal ini saat kenaikan BBM waktu lalu dan pernah menerima perwakilan nelayan dan berdiskusi dengan instansi terkait untuk memperkerat agar BBM bersubsidi tepat sasaran dan kemarin kebijakannya agar nelayan mengurus ijin pembelian BBM subsidi di Dinas Perikanan dan solusi kemarin untuk mendapatkan BBM subsidi harus ada pas atau surat kapal atau perahu dari para nelayan dan dinas terkait sudah membantu mengurus surat kapal ke KSOP Labuan Bajo dan pengurusannya dilakukan oleh perwakilan dari pemilik kapal atau perahu yang ada.

Dalm kesempatan itu juga, dirinya menyampaikan kepada Bhabinkamtibmas Perairan melakukan pendekatan dengan Dinas Perikanan untuk kembali dilakukan rapat karena kami tidak mengambil keputusan atau kebijakan sendiri karena maslah BBM harus koordinasi lintas sektoral.

“Masalah kebersihan atau wilayah yang kumuh, pernah disinggung oleh Pedagang saat Jumat Curhat di Pasar Inpres Borong beberapa waktu lalu dan Kami akan coba sampaikan kepada Dinas Kebersihan dan Dinas Perindagkop, ” tutur Kapolres Widiarta.

Masalah Kelangkaan minyak tanah, menurutnya, ia baru dengar. “Akan kami cek dan dikoordinasikan dengan pihak terkait untuk mencari tahu penyebab kelangkaan.

Soal masalah mengurusan SIM, Kapolres Widiarta mengatakan, sampai saat ini belum ada peralatannya di Polres Manggarai Timur karena Polres Baru, akan kami diusulkan tahun depan karena distribusinya dari Mabes Polri melalui Polda.

” Masalah Normalisasi Kali pasti Pemda bersama DPRD sudah ada perencanaan pembangunan berdasarkan skala prioritas,” terangnya.

Masalah Pendataan Warga adalah Saran yang bagus agar melakukan pendataan warga oleh RT, itu merupakan pemberdayaan masyarakat atau dikenal dengan istilah Polmas atau Pemolisian Masyarakat yang menjadikan masyarakat sebagai polisi bagi diri sendiri dan lingkungannya.

“Mengenai keresahan warga akibat perburuan, Kami meresponnya dengan melakukan patroli dan pengawasan penggunaan senapan angin,” tegasnya.

Di penghujung acara Jumat Curhat, kepada Masyarakat, Kapolres Manggarai Timur menyampaikan, Warga yang belum sempat dan akan menyampaikan keluhan terkait gangguan kamtibmas dan layanan Kepolisian agar menghubungi Kapolres Manggarai Timur lewat layanan WA dengan Nomor HP 082155674535 dan akan direspon langsung oleh Kapolres.

Sebelum meninggalkan tempat Kegiatan Kapolres Manggarai Timur menyampaikan Pesan Kamtibmas ” Agar warga masyarakat membantu Polri dengan menjaga kambtibmas dan jadi polisi untuk diri sendiri “.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *