oleh

Hampir Setahun, Janji Rumah Untuk Anak Yatim Piatu Belum Ditunaikan Bupati Agas

Borong-Urita.ID, Masih terlintas dalam pikiran kita, tentang Yuvensius Lagut, Siswa SMA Negeri 1 Borong yang menyandang status Yatim Piatu, setelah ibundanya, Sovia Onas meninggal beberapa bulan setelah operasi kanker Mulut di Denpasar Bali pada pada Bulan Mei 2021 lalu.

Yuvens, setelah ibundanya meninggal pada Bulan Oktober 2021 lalu, sempat marasa senang setelah mendapat janji akan mendapat bantuan berupa rumah tinggal permanen oleh bupati Manggarai timur, Agas Andreas.

Bantuan Rumah tinggal untuk anak Yatim Piatu tersebut disampaikan Bupati Agas kepada Yuven pada saat mengunjungi dan melaunching majalah sekolah SMA Negeri 1 Borong, The Voice of Smansa Borong, berlokasi di SMA Negeri 1 Borong, Kaca Sita.

Bermula dari menaruh rasa prihatin terhadap kisah hidup Yuvensius Lagut, Bupati Agas dalam perjumpaan itu, Kamis, 11/11/2021, memberi janji untuk membangun rumah tinggal permanen untuk Yuvens.

” Yuven, kamu mau apa dari saya?,” tanya Bupati Agas dihadapan Para Siswa, 11/11/2021.

Lanjut Yuven,”saya Butuh Rumah tinggal,” meskipu sebelumnya sempat mengatakan membutuhkan sepeda motor, tetapi karena ia menyadari belum memiliki rumah tinggal, akhirnya ia memintah rumah.

“Saya akan bantu membuat rumah tinggal untuk kamu, sekitar bulan empat nanti (bulan April 2022),” tukas Bupati Agas.

Namun sedih, sudah hampir setahun, janji tinggal janji, rumah impian yang dijanjikan orang nomor satu itu tak kunjung datang.

Kepada media ini, remaja yatim piyatu asal dusun watu lambur, desa Bea Bgencung Kecamatan Borong Kabupaten Manggarai Timur itu mengatakan bahwa, hingga saat ini, rumah yang dijanjikan Bupati Matim, Agas Andreas tak kunjung datang. ” Saya belum mendapatkan rumah yang dijanjikan Bapak Bupati Matim Agas Andreas,” tukas Yuven, saat di hubungi Urita.ID, 13/10/2022 Malam.

Lebih lanjut Yuven, hingga saat ini, dirinya masih memegang janji itu, mengharapkan bantuan itu, apa lagi Bapak Bupati sendiri yang menyampaikan hal itu sebelumnya ke saya didepan para siswa yang lain dan para Guru bahkan beredar di media Berita pada saat itu.

“Yang bikin saya sedih dan terluka, ketika teman teman di sekolah tanya, tentang rumah itu sudah selesai dibangun?, Saya hanya diam dan tak bisa berkata apa apa melainkan menangis,” ungkap Yuven yang lugu itu.

Untuk diketahui, terkait janji Bupati Agas untuk memberik bantuan Rumah tinggal, sudah diberitakan di media Online RadarNTT.co pada 13 November 2021, dengan Judul : Yuvensius Lagut, Siswa Yatim Piatu Dijanjikan Bantuan Rumah oleh Bupati Agas.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *