Johnny G Plate Menghadap Kejagung, Akan Diperiksa Atas Kasus BTS 4G

Jakarta-Urita.ID, Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) terus menelusuri kasus dugaan korupsi penyediaan infrastruktur base transceiver station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kominfo 2020-2022.

Kasus dugaan korupsi penyediaan infrastruktur base transceiver station (BTS) 4G terus bergulir dan telah menyeret beberapa nama.

Diketahui, sebelumnya Kejagung telah menetapkan beberapa orang sebagai tersangka, dalam polemik proyek andalan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemekominfo) tersebut.

Lima pelaku yang telah ditersangkakan Kejagung adalah: AAL selaku Direktur Utama BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika, GMS selaku Direktur Utama PT Mora Telematika Indonesia, YS selaku Tenaga Ahli Human Development Universitas Indonesia Tahun 2020, MA selaku Account Director of Integrated Account Department PT Huawei Tech Investment, dan IH selaku Komisaris PT SolitechMediaSinergy.

Sementara itu, Johnny G Plate sudah pernah dipanggil penyidik Kejagung pada 9 Februari lalu. Akan tetapi, pemeriksaan itu batal lantaran Plate meminta dijadwalkan ulang karena mengikuti acara hari pers di Medan.

Johnny kala itu berhalangan hadir karena sedang mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) di acara puncak Pers Nasional di Medan. Selain itu, Johnny diharuskan mewakili pemerintah dalam rapat kerja bersama DPR RI pada 13 Februari 2023.

Berdasarkan hal itu, Kejagung kembali menjadwalkan untuk pemeriksaan terhadap Johnny G Plate pada hari ini. Penyidik mengagendakan pemeriksaan tersebut pukul 09.00 WIB.

Hari ini, Selasa 14 Februari 2023, Menkominfo Johni G. Plate menghadap panggilan Kejagung.
Menteri Kominfo asal Manggarai Flores NTT itu tiba sekitar pukul 08.50 WIB. Ia datang menggunakan mobil Toyota Avanza hitam dan terlihat menggunakan atasan biru dengan masker putih, ditemani satu pendamping, terlihat membawa sebuah map tebal berwarna biru di tangannya.

Setiba di Kejagung, Johnny tak berkomentar apapuu. Dia langsung memasuki Gedung Bundar untuk diperiksa Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *