Kepada Siswa Siswi, Bupati Hery Berpesan: Jauhi Pergaulan Bebas dan Berani Bersikap Asertif Menolaknya

Ruteng-Urita.ID, Yang bisa jaga diri, bisa jaga kesucianmu hanya dirimu sendiri, demikian Pesan Bupati Manggarai Herybertus Geradus Laju Nabit, S.E., M.A. pada saat membuka Workshop “Konsolidasi dengan Pemangku Kebijakan Tingkat Daerah tentang PRO PN Penyiapan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja” bertempat di Aula Asumpta Paroki Katedral Ruteng pada Senin, 10 Oktober 2022.

Bupati Hery, dalam sambutannya mengajak segenap peserta yang sebagian besarnya remaja (siswa/siswi SMA) untuk berkomitmen menjaga diri dan menghindarkan diri dari pernikahan dini, diantaranya menjauhi pergaulan bebas dan berani bersikap asertif menolak ajakan perilaku pergaulan bebas.

“Yang bisa jaga diri, bisa jaga kesucianmu hanya dirimu sendiri,” ucap Bupati Manggarai.

Selain itu, Bupati Manggarai mendorong para remaja untuk mencari informasi tentang edukasi seksual dari sumber terpercaya. Dirinya mengatakan bahwa sumber paling dekat dan paling dapat diandalkan oleh anak-anak adalah dengan bertanya kepada orang tua dan guru dipercayai.

Menurutnya, penduduk Manggarai yang banyak merupakan potensi yang baik untuk pengembangan SDM. Karenanya, kepada para peserta workshop, Bupati mengatakan bahwa mereka adalah generasi penerus yang suatu saat nanti menjadi orang tua, oleh karena itu, pada masanya nanti, ia berpesan agar setiap peserta dapat menjadi orang tua yang memperhatikan gizi anaknya maisng-masing agar generasi selanjutnya tidak mengalami masalah stunting.

“Kenapa kita bicara hari ini? Supaya kalau sudah menjadi orang tua, ada anak urus baik-baik,” tegasnya.

Setali tiga uang dengan pernyataan Bupati Manggarai, Kepala Perwakilan BKKBN NTT Marianus Mau Kuru mengatakan bahwa perencanaan kelahiran yang baik dan berkualitas akan meningkatkan bonus demografi bagi Provinsi Nusa Tenggara Timur. Bonus demografi adalah suatu kondisi dimana populasi masyarakat akan didominasi oleh individu-individu dengan usia produktif.

Titik ini menjadi peluang besar bagi sebuah daerah untuk meningkatkan performa ekonominya. Diprediksi bahwa pada tahun 2045 perekonomian Indonesia akan memasuki masa-masa emas, maka perlu disiapkan generasi emas untuk mendukung pencapaian itu.

Pada kesempatan lain, Wakil Ketua DPRD Manggarai Simprosa R. Gandut mengajak para remaja yang hadir untuk menjadi agen-agen untuk melanjutkan pengetahuan-pengetahuan yang mereka dapatkan hari ini kepada teman-teman dan keluarganya.

Ketua Komisi Keluarga Keuskupan Ruteng Rm. Blasius Harmin juga mengajak para peserta untuk dapat menggunakan media sosial secara produktif, menjadi content creator untuk menyebarkan nilai-nilai/informasi positif yang bermanfaat bagi masyarakat umum.

Turut hadir dalam acara tersebut: para tokoh agama, para tokoh masyarakat, para guru, siswa/siswi perwakilan PIK-R (Pusat Informasi dan Konseling Remaja) dari SMA di Manggarai, para orang tua, dan awak media. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *