KPUD Manggarai Timur Melantik 528 Petugas PPS Untuk Pemilu 2024

Borong-Urita.ID, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Manggarai Timur melantik 528 Panitia Pemungutan Suara (PPS) tingkat desa dan kelurahan Se-kabupaten Manggarai Timur, pada Selasa 24 Januari 2023.

Pelantikan PPS berlangsung di Aula Paroki St. Gregorius Borong, Golo Karot, Kelurahan Rana Loba Kecamatan Borong Kabupaten Manggarai Timur.

Usai pelantikan, masih di halaman Aula Paroki st. Gregorius Borong, Ketua KPUD Matim, Adrianus Harmin, SE. kepada Urita.ID mengatakan bahwa pelantikan berlangsung aman.

Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang dilantik adalah mereka yang sudah melakukan tahapan perekrutan yang disesuaikan dengan Peraturan KPU No. 8 Tahun 2022.

Ketua KPUD yang kerap disapa Adi Harmin itu menerangkan bahwa perekrutan calon anggota dilakukan pengumuman secara terbuka. Sesuai aturan, pada tahap awal, para calon PPS melakukan pengisian curikulum vitae(CV) ke dalam aplikasi SIAKBA yang disediakan KPU yang secara khusus untuk mendata calon peserta Panitia Adhock Pemilu.

“Setelah mereka melakukan pengisian data, data tersebut diverifikasi dan yang lengkap sesuai dengan persyaratan akan masuk ke tahap berikut. Tahap selanjutnya masuk pada tes tertulis, soal dalam tes tersebut murni dari KPU RI melalui KPU Provinsi. Hal itu dilakukan secara transparan, ” jelas Harmin.

Dalam tahapan tes tertulis, para peserta tes dari setiap desa akan di akomodir semua. Sesuai dengan petunjuk teknis perekrutan pada tahap ini, akan diakomodir sebanyak tiga kali dari kebutuhan atau sembilan (9) orang.

“Kebutuhan petugas PPS di setiap desa itu ada 3 orang, sehingga pada tahap ini, yang diatas 9 orang calon nanti akan di seleksi, sedangkan di bawah 9 orang akan di akomodir semua. Dinyatakan lulus semua, untuk tahap selanjutnya, ” kata Harmin.

Pada tahap berikut, setelah tes tertulis diadakan tes wawancara. Kata dia, tes wawancara dilakukan secara transparan atau terbuka yakni pleno terbuka. Dikatakannya bahwa peserta yang mengikuti tes wawancara akan diberikan soal wawancara.

” Ada empat jenis atau tipe soal wawancara. Tipe A, B, C dan D. Setiap peserta mendapatkan masing masing soal yang berbeda. Yang jelas para peserta yang serius mengikuti tentu mereka yang serius untuk menjadi petugas PPS,
dalam tahap wawancara yang dilakukan kita mengambil 6 orang peserta dengan skor tertinggi untuk calon anggota PPS, dan urutan 1- 3 Calon Lulus, urutan 4-6 calon pengganti,” terang Ketua KPUD.

Harmin mengatakan bahwa para peserta yang lolos sesuai dengan kebutuhan dalam aturan. Terkait ada status pengganti, mereka adalah cadangan atau siap untuk mengisi petugas yang bermasalah dalam perjalanan selanjutnya, pergantian antar waktu (PAW).

“Kita melakukan tahapan tahapan sesuai dengan arahan aturan yang baku, yakni PKPU. Tidak ada nepotisme atau tidak ada kecurangan selama dilaksanakannya tahapan ini. Soal peserta yang belum lulus, tentu kita akan memahami itu. Itu sangat wanusiawi sekali. Tetapi, kita masih butuh banyak petugas untuk penyelenggaraan pemilu 2024 nanti. Diantaranya, Pantarli atau petugas pemutahiran data pemilih, KPPS setiap tempat pemungutan suara, ” jelasnya lagi.

Pada kesempatan yang sama, ia berpesan bahwa petugas PPS yang terpilih untuk tetap menjaga netralitas.

“Saya berpesan agar petugas yang dilantik untuk tetap menjaga netralitas, non partisan pada parpol tertentu,harus tetap independen, sebab apapun keputusan yang kita ambil akan selalu dilihat dari kacamata politik, karena itu sebagai Penyelenggara Pemilu di tingkat Desa, harus selalu jaga prilaku, tutur kata, dan selalu memperhatikan tugas-tugas sebagai PPS dalam wilayah kerjannya, Pemilu 2024, jangan dianggap main main, tetapi ini agenda kenegaraan kita untuk memili Presiden dan wakil presiden, DPRRI, DPRD 1 dan 2, serta DPD,” Tutupnya.

Untuk diketahui, turut hadir dalam acara pelantikan adalah Kepala Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Dinas PMD dan Tiga Petugas Komisioner Bawaslu Manggarai Timur. Jumlah Peserta PPS yang dilantik adalah 528 petugas di 176 Desa dan Kelurahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *