Polres Manggarai Ungkap Hasil Penyidikan Atas Kematian Ferdinandus Habu

Ruteng-Urita.ID, Kapolres Manggarai, AKBP Yoce Martin, S.H.,S.I.K., M.I.K., menyampaikan hasil penyelidikan terhadap khasus kematian Ferdinandus Habu, warga rahong utara.

Dalam rilis yang diterima Urita.ID, Kamis 05 Januari 2023, dasar:
Satu (1), Laporan Polisi Nomor: LP/B/01/I/2023/Sek Satarmese, tanggal 02 Januari 2022.

Kronologi Kejadian: Berdasarkan laporan polisi Nomor: LP/B/01/I/2023/Sek Satarmese, tanggal 02 Januari 2022 yang di laporkan oleh Sdr. Klemens Darman pada hari Senin tanggal 02 Januari 2023 sekitar pukul 12.30 wita,
Satuan Reskrim Polres Manggarai melakukan penyelidikan terhadap pelapor dan saksi – saksi.

Kemudian mendapatkan hasil pemeriksaan bahwa, pada hari Minggu tanggal 01 Januari 2023 sekitar pukul 11.00 wita, korban bersama dengan para saksi pergi pesiar ke pantai Tilir yang beralamat di Ndaong, Desa Satar Loung, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai.

” Mereka (Korban dan Saksi) menggunakan mobil Pick-up Cery dengan Nopol: L 9249 yang dikemudikan oleh Saudara Arnoldus Bambang. Setelah itu pada sekitar pukul 15.00 wita, korban bersama para saksi pulang menggunakan mobil Pick-up Cery dengan Nopol: L 9249,” tulis sang Kapolres dalam rilis.

Lebih dalam ia mengatakan, karena pada saat di perjalan pulang banyak kendaraan bermotor parkir sehingga menyebabkan kemacetan. Lalu saksi dan korban turun dari mobil tersebut kemudian berjalan pelan menuju arah barat kurang lebih sekitar 100 meter.

Setelah itu, lanjutnya, para saksi dan korban di hadang oleh banyak orang yang saksi tidak kenal dari sebuah mobil dump truck warna kuning yang parkir di jalan yang langsung menyerang dengan cara memukul para saksi dan korban sehingga saat diserang, para saksi langsung lari menyelamatkan diri dan saksi tidak melihat korban lagi.

“Akibat penganiayaan tersebut, pada hari senin tanggal 02 januari 2023 sekitar pukul 05.30 wita korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju puskesmas Iteng,” ungkap AKBP Yoce.

Adapun Identitas Korban, Kata dia, Nama​​​​ Ferdinandus Habu, Umur​​​​ 31 Tahun, Pekerjaan Petani, Alamat​​​​ Garang, Rt/Rw 008/004, Desa Manong, Kecamatan Rahong​​​ Utara, Kabupaten Manggarai.

Barang Bukti yang di amankan; 1 (satu) lembar baju kaos oblong warna putih bermotif kotak kotak hitam, 1 (satu) lembar celana Panjang jenas warna hitam, 3 (tiga) batang kayu dengan ukuran kurang lebih 1 meter, dan (1) buah batu.

Hasil Pemeriksaan Otopsi :

Pada hari Selasa tanggal 03 Januari 2023 sekitar pukul 20.30 wita telah dilakukan Autopsi terhadap korban meninggal dunia atas nama Ferdinansus Habu oleh tim Dokter dari RS Bhayangkara Polda NTT yang dipimpin oleh AKBP dr. EDI SYAHPUTRA HASIBUAN, Sp. KF. MH. Kes.

“Hasil Autopsi sementara bahwa Penyebab korban meninggal dunia karena pembekuan darah di kepala,” ungkap AKBP Yoce.

Tersangka berjumlah 7 orang dengan inisial sebagai berikut; (RR), (RJ), (RN), (F.S.R), (Y.A.H), (TJ), dan (PV).

” Pasal yang disangkakan Pasal 338 KUHP, Sub Pasal 170 ayat (2) Ke-3 KUHP, Sub Pasal 351 ayat (3) KUHP, Jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP, dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *