Sebanyak 3.099 di Kabupaten Manggarai Mendapat Instalasi Air Minum Bersih Secara Gratis

Ruteng-Urita.ID, Sebanyak 3.099 kepala keluarga (KK) yang tersebar di seluruh wilayah di Kabupaten Manggarai sudah menerima sambungan rumah (SR) program air minum perkotaan khusus Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Perumda Tirta Komodo Kabupaten Manggarai, Marsel Sudirman, saat peresmian pemanfaatan air minum bersih program MBR di Desa Rado, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, NTT, Kamis 1 Desember 2022.

Direktur Marsel menyampaikan bahwa Perumda Tirta Komodo Kabupaten Manggarai menempati urutan pertama di Nusa Tenggara Timur yang direstui pemerintah pusat dalam menjalankan program air minum hibah khusus MBR dengan total sebanyak 3.099 pelanggan.

Sedangkan, untuk urutan kedua ditempati oleh Kabupaten Larantuka dengan total sebanyak 500 pelanggan.

“Di tahun 2022, target pemasangan sambungan rumah melalui hibah air minum khusus MBR ini sudah mencapai target sambungan rumah sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Penyertaan Modal Daerah Kabupaten Manggarai” ungkapnya.

Adapun titik penyebaran dari 3.099 sambungan rumah pelanggan tersebut, yakni Kecamatan Reok, Kecamatan Cibal, Kecamatan Cibal Barat, Kecamatan Wae Ri’i, Kecamatan Langke Rembong, Kecamatan Satarmese, Kecamatan Satarmese Barat, Kecamatan Satarmese Utara, Kecamatan Lelak, Kecamatan Ruteng.

Sementara dua Kecamatan seperti Kecamatan Rahong Utara dan Kecamatan Reok Barat, belum di masuki program air minum hibah khusus MBR.

Namun pihaknya saat ini terus gencar melakukan sosialisasi terkait pelaksanaan hibah air minum perkotaan untuk MBR.

“Perumda Air Minum Tirta Komodo fokus kerja, kerja dan kerja, dan mendapat hasil hanya memuaskan” jelasnya.

Dia mengaku, selama awal tahun 2022, bersama tim kerja mengunjungi beberapa titik sasaran penerima manfaat program hibah air minum perkotaan untuk MBR tahun 2022.

“Adapun bentuk hibahnya adalah sambungan rumah dan menjadi pelanggan Perumda Air Minum Tirta Komodo Kabupaten Manggarai untuk keberlanjutan dan kualitas serta kuantitas pelayanan ke depan,” jelasnya.

Sejak tahun 2013, terdapat 14.473 sambungan rumah melalui program ini dan sudah menjangkau 75 kelurahan/desa di seluruh Kabupaten Manggarai.

Realisasi program MBR dari tahun ke tahun, 2013 sebanyak 514 SR, 2014 sebanyak 416 SR, 2015 sebanyak 732, 2016 sebanyak 1.379, 2017 sebanyak 1.986 SR.

Sementara Bupati Manggarai Herybertus Nabit memyampaikan Program ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui Perumda Air Minum Tirta Komodo dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Banyak kebutuhan masyarakat Manggarai kedepannya. Namun, kita coba layani satu persatu kebutuhan tersebut. Seperti saat ini kita hadirkan air minum bersih bagi masyarakat” kata Bupati Manggarai saat meresmikan pemanfaatan untuk masyarakat berpenghasilan rendah, Kamis (1/12/22).

Tak hanya itu, kata Bupati Hery, biaya yang dibebankan kepada warga sebagai penerima manfaat dari program hibah air minum khusus Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) ini, sangatlah murah.

“dengan biaya administrasi sebesar Rp. 100.000 sangatlah membantu masyarakat, dibandingkan dengan kabupaten lain yang biaya administrasinya lebih tinggi dari kita punya saat ini,” ungkapnya.

Selain itu, Bupati Manggarai juga mengukapkan pentingnya konsumsi air minum bersih sebagai salah satu upaya dalam usaha pencegahan stunting di Kabupaten Manggarai.

Menurut Politisi PDIP tersebut ketersediaan air minum bersih berkontribusi besar dalam penanganan stunting. Intervensi penyediaan air minum serta perubahan perilaku hidup sehat menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan stunting.

“Bukan hanya soal gizi bayi, bukan hanya pemberian asupan gizi yang memenuhi standar untuk ibu hamil ibu menyusui. Tetapi penyediaan air minum bersih mempunyai peran penting dalam pencegahan stunting,”tutupnya.

Hadir dalam peresmian pemanfaatan program air minum untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), Ketua DPRSD Manggarai, Kapolres Manggarai, Dandim Kodim 1612 Manggarai, utusan Pengadilan Negeri Manggarai, Kepala Dinas DMPD Manggarai, Kepala Kesbangpol Manggarai, Camat Cibal, dan tokoh masyarakat Desa Rado.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *