Sungguh Aku Datang untuk Melakukan Kehendak-Mu

(Merenung Sejenak 24 Januari
Selasa Hari Biasa III
PW Santo Fransiskus dari Sales, UskPjg)

Urita.ID, Di dalam hukum Taurat hanya bayangan saja dari keselamatan yang akan datang..tidak mungkin menyempurnakan mereka yang datang mengambil bagian di dalamnya.. Karena itu ketika Yesus masuk ke dunia berkata, “Kurban dan persembahan tidak Engkau kehendaki.. Engkau telah meneyediakan tubuh bagi-Ku..Dan karena kehendak-Nya inilah kita telah di kuduskan satu kali untuk selama lamanya oleh persembahan Tubuh Yesus Kristus. (Ibr 10:1-10)

Aku sangat menanti nantikan Tuhan, lalu Ia menjengukku dan mendengar teriakku minta tolong..(Mzm 40:2)

Datanglah ibu dan saudara saudara Yesus.. mereka menyuruh orang memanggil Dia.. mereka berkata kepada-Nya, “Lihat ibu dan saudara-saudaraMu ada di luar, berusaha menemui Engkau.” Jawab Yesus.. “Barangsiapa melakukan kehendak Allah, dialah saudaraKu laki laki, saudaraKu perempuan, dialah ibuKu.”(Mrk 3:31-35)

Yesus menegaskan kepada para pengikut-Nya, bahwa saudara laki laki, saudara perempuan dan ibu-Nya, adalah mereka yang melakukan kehendak Allah. Seperti Dia sendiri yang melakukan kehendak Allah, dengan berkata, “Sungguh Aku datang untuk melakukan kehendak-Mu.”

Saudara/i ku, untuk menjadi saudara, saudari dan ibu Yesus, ternyata tidak susah ya. Hanya melakukan kehendak Allah, dengan mengasihi Dia dan sesama dengan sepenuh hati. Karena hukum yang utama dan terutama adalah kasihilah Tuhan dan sesamamu manusia dengan segenap hati.

Dan pada hakekatnya kehendak Allah itu selalu baik dan benar. Maka Yesus mengajak kita juga supaya membangun kekeluargaan dengan sesama, bukan hanya berdasarkan darah dan daging saja, tetapi Saudara Saudari sebangsa dan setanah air Indonesia.

Bagi Yesus, ikatan keluarga bukan berdasarkan keluarga saja tetapi lebih dari itu tetapi sudah masuk dalam ikatan Roh. Karena Roh Kudus lah sebagai tali pengikat yang mempersatukan dengan karya misi yang dilakukan oleh Yesus. Sehingga bisa lebih dari itu yaitu sebagai persaudaraan keluarga Allah, maka kehendak Allah lah yang harus diutamakan.

Karena sejak kita dibaptis dalam nama Bapa Putera dan Roh Kudus, kita telah diangkat menjadi anak anak Allah dan saudara saudari Yesus Kristus. Maka mau tidak mau kita semua harus melakukan kehendak Allah, walaupun tidak lah mudah. Semua diperlukan perjuangan agar perbuatan dan perkataan kita sesuai yang dikehendaki oleh Tuhan.

Marilah kita berjuang menjadi saudara, saudari dan ibu Yesus, dengan melakukan kehendak Allah.

Ya Allah, Engkau menghendaki Yesus Kristus tinggal ditengah tengah kami. Bukalah hati dan pikiran kami untuk menerima kehadiran Yesus supaya hidup kami senantiasa terberkati. Sehingga Gereja-Mu terus berkembang dan warta suka Injil semakin tersebar di seluruh dunia dan banyak orang mengalami karya penyelamatan-Mu. Amin

Selamat Beraktifitas
Tuhan Yesus Memberkati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *